KAJIAN NILAI-NILAI KEUTAMAAN BHAKTI MARGA YOGA DALAM BHAGAVADGITA

Puspa Dewi Ayu Ida

Sari


ABSTRAK

Kehidupan beragama Hindu tidak pernah lepas dari tiga kerangka dasar yang terdiri dari tatva (ajaran filsafat), susila (ajaran etika) dan acara (ajaran tentang ritual dan upacara agama). Dari ketiga ajaran ini, acara merupakan bungkus terluar yang dapat dilihat dengan jelas. Berbagai jenis acara dan ritual keagamaan yang ada dalam masyarakat Hindu tidak terlepas dari ajaran bhakti.

Salah satu kitab suci yang mengajarkan ajaran bhakti adalah Bhagavadgita. Bagi sebagian umat Hindu, Bhagavadgita disebut sebagai veda kelima (pancama veda). Ajaran bhakti marga yang terkandung dalam Bhagavadgita antara lain: (1) ajaran bhakti yang dititikberatkan pada ketulusan hati dan cinta kasih kepada Tuhan; (2) bagi seorang bhakta, Tuhan dengan segala kemahakuasaanNya mampu disemayamkan didalam dirinya.

Pemahaman yang mendalam tentang ajaran bhakti dapat dilihat tidak hanya dalam pelaksanaan yajna tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari. Yang mana kesemuanya dilandasi atas cinta kasih yang tulus dan semata-mata demi Tuhan.

 

ABSTRACT

 

Hindu religious life is never separated from the three basic framework consisting of Tatva (teaching philosophy), moral (ethical teachings) and events (the doctrine of rituals and religious ceremonies). Of the three teachings, the event is an outer wrapper that can be seen clearly. Different types of events and religious rituals in the Hindu society is inseparable from the doctrine of bhakti.

One of the scriptures that teach the doctrine of bhakti is the Bhagavadgita. For some Hindus, the Bhagavadgita referred to as the fifth veda (pancama veda). Marga bhakti teachings contained in the Bhagavadgita, among others: (1) an emphasis on teaching of devotional sincerity and love for God, (2) for a devotee, the Lord with all mightiness to lie within him.

A deep understanding of the teachings of bhakti can be seen not only in the implementation but also in the yajna daily activities. Which are all based on genuine love and solely for God's sake.

 

Keywords: Catur Marga Yoga, Bhakti Marga Yoga,  Bhagavadgita

Kata Kunci


Catur Marga; Bhakti Marga Yoga; Bhagawadgita

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Anton, Maulino. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Jendra, I Wayan. 1993. Berbicara Dalam Sastra Hindu. Jakarta: Manik Geni.

Mandra, I Ketut. 1995. Kumpulan Karya-karya Pilihan Tentang Sadhana. Surabaya: Paramita.

Maswinara, I Wayan. 1996. Naradha Bhakti Sastra. Surabaya: Paramita.

Netra, I.B. 1974. Metodologi Penelitian. Singaraja: Biro Penerbitan dan Penelitian FKIP UNUD.

Ngurah, I Gusti Made, dkk. 1998. Buku Pendidikan Agama Hindu untuk Perguruan Tinggi. Surabaya: Paramita.

Parisada Hindu Dharma Pusat. 1989. Upadesa Tentang Ajaran-ajaran Agama Hindu. Jakarta: Yayasan Dharma Sarathi.

Pendit, I Nyoman S. 1994. Bhagavadgita. Jakarta: Hanuman Sakti.

Prabhupada, Svami. 1986. Bhagavadgita Menurut Aslinya. Jakarta: Tim Penerjemah.

Pusat Bahasa, Depdiknas. 1993. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan. Jakarta: Balai Pustaka.

Rudia Adiputra, Gde. 2003. Pengetahuan Dasar Agama Hindu. Jakarta: STAH DNJ.

Sadhya, I Wayan. 1990. Kata-kata Mutiara Agama Hindu. Jakarta: Yayasan Dharma Sarathi.

Satya Narayana, Bhagavan. 1999. Prema Vahini. Terjemahan. Surabaya: Paramita.

Saibaba, Sri Satya. 1999. Pancara Bhagavata. Terjemahan. Surabaya: Paramita.

Subagyo, P Joko. 1991. Metode Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta Karya.

Sura, Gede, Wayan Reneng dan Ketut Natih, 1984. Buku Pelajaran Agama Hindu untuk SMP. Jakarta: Tim Penerbit.

Titib, I Made. 1993. Bagaimana Umat Hindu Menghayati Tuhan. Jakarta: Manik Geni.

Titib, I Made. 1996. Veda Sabda Suci Pedoman Praktis Kehidupan. Surabaya: Paramita.

Titib, I Made. 2001. Teologi dan Simbol-sombol dalam Ajaran Agama Hindu. Surabaya: Paramita.

Visvanathan, Ed. 2003. Apakah Saya Orang Hindu (Am I a Hindu). Jakarta: Manik Geni.

Wiana, I Ketut. 1995. Yajna dan Bhakti. Jakarta: Manik Geni.

Yayasan Dharmasrama. 2003. Intisari Ajaran Agama Hindu. Surabaya: Paramita.

..............2004. Raditya, Majalah Bulanan edisi Juli. Denpasar: Manik Geni.

..............1999. Sadhana Disiplin Spiritual. Surabaya: Paramita.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
Pasupati is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 Unported License.